PENGARUH PEMAKAIAN PUPUK GUANO BAGI
KESUBURAN TANAH

Oleh:
Alusia
Destia Sari
105040200111149
Kelas
D
PROGRAM STUDI AGROEKOTEKNOLOGI
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2012
1.
Latar Belakang
Bila
ditinjau kondisi lahan di lapangan saat ini, bisa dilihat ketergantungan tanah
pada pupuk anorganik dan pola percepatan hasil menggunakan pupuk anorganik
(dalam hal ini Urea). Pola budaya petani secara umum lebih memperhatikan hasil
yang melimpah tanpa perhatian pada kondisi tanahnya. Penggunaan pupuk anorganik
terus menerus akan mengurangi kesuburan tanah dan gangguan pada keseimbangan
hara. Pemberian Guano diharapkan dapat meningkatkan kesuburan tanah dan mampu
memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Tujuan penelitian ini : 1)
mencoba alternatif pengganti Urea dengan Guano pada batas proporsi tertentu, 2)
pemberian Guano menunjang ketersediaan N pada Inceptisol dan Serapan N sehingga
meninkatkan hasil pertumbuhan tanaman. Adapun jenis pupuk anorganik yang sering
digunakan petani pada tanaman budidaya yakni urea. Urea mempunyai kandungan
nitrogen 46%, bersifat higroskopis dan mudah hilang dalam pencucian yang
intensif.
Kotoran kelelawar ternyata juga menjadi pupuk
yang sangat
bagus. Karena kotoran kelelawar khususnya yang hidup digua-gua yang ada di
Indonesia mengandung senyawa organik. Kotoran kelelawar yang dalam dunia
pertanian disebut pupuk guano mengandung nitrogen, fosfor dan potassium
sangat bagus untuk mendukung pertumbuhan, merangsang akar dan pembuangan serta
kekuatan batang tanaman. Kotoran kelelwar yang sudah mengendap lama dalam dasar
gua akan bercampur dengan tanah dan bakteri pengurai. Pupuk
Guano merupakan pupuk organik yang
berasal dari kotoran kelelawar yang berada di gua-gua. Kelelawar yang
jumlahnya ribuan tersebut, setiap harinya memproduksi kotoran selayaknya
makhluk hidup lainnya (proses ekskresi). Guano Kelelawar mengandung elemen
mineral mikro dan makro yang lengkap yang dibutuhkan tanaman. Guano Kelelawar
mengandung Nitrogen (N) = 5,7; Phospor
(P2O2) = 8,6; Kalium (K2O) = 2,0.
Pupuk seperti inilah yang saat ini sedang dicari sebagai pengganti pupuk dari
bahan kimia. Selain lebih ramah lingkungan juga tidak mengandung efek lain yang
ditimbulkan. Pupuk guano merupakan bahan yang efektif untuk penyubur
tanah, karena kandungan fosfor dan nitrogennya tinggi.
Superfosfat yang terbuat dari guano digunakan untuk topdressing.
Tanah yang kekurangan zat organik dapat dibuat lebih produktif dengan
tambahan pupuk ini. Guano mengandung amonia, asam urat, asam fosfat, asam
oksalat, dan asam karbonat, serta garam tanah. Tingginya kandungan
nitrat juga menjadikan guano komoditas strategis.
2. Syarat-syarat tanah subur
(berkaitan dengan pemakaian pupuk guano)
Tanah terbentuk secara alami yaitu dari
hasil pelapukan dan pengendapan batuan bahan-bahan organik. Tanah merupakan
lapisan kulit bumi paling atas. jenis di Indoesia ada yang subur dan ada juga
yang tidak subur. Tanah yang subur banyak dimanfaatkan penduduk untuk kegiatan
pertanian yang berguna untuk memenuhi kubutuhan hidup manusia. Suatu tanah dikatakan subur apabila
memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
- Banyak mengandung unsur hara (zat yang dibutuhkan tanaman),
- Mempunyai kandungan zat H2O atau cukup mengandung air,
- Struktur tanahnya baik (gembur), tidak banyak mengandung bebatuan
Untuk
memberikan unsure hara pada tanah, diperlukan penambahan pupuk pada tanah. Pupuk dapat di defenisikan
sebagai unsur hara yang berasal dari bahan alami (organik) atau bahan buatan
(anorganik) yang di berikan kepada tanaman. Di dalam tubuh tanaman pupuk adalah
sebagai salah satu sumber zat hara buatan yang diperlukan untuk mengatasi
kekurangan nutrisi terutama unsur-unsur nitrogen , fosfor, dan kalium.
Sedangkan unsur sulfur, kalsium, magnesium, besi, tembaga, seng, dan boron
merupakan unsur-unsur yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit (mikronutrien).
Maka dengan demikian pupuk sangat berpengaruh dengan kesuburan tanah.
3. Manfaat dan Dampak Penggunaan
Pupuk Guano Bagi Kesuburan Tanah
Penggunaan pupuk guano
ini sangat berperan dalam proses pertumbuhan tanaman, tidak hanya menambah
unsur hara tetapi juga menjaga fungsi tanah sehingga tanaman dapat tumbuh
dengan baik. Disamping itu Guano dapat menekan biaya produksi karena harga jauh
lebih murah daripada urea. Berikut adalah manfaat yang diberikan oleh pupuk
guano terhadap kesuburan tanah:
1) Pemberian guano dapat menggantikan peran Urea
dalam meningkatkan ketersediaan N dalam tanah pada proporsi dosis tertentu,
2) Kombinasi pupuk Urea dan guano yang
berpengaruh terhadap ketersediaan N, serapan N & pertumbuhan tanaman.
Suatu penelitian dapat memberi informasi
tentang kemampuan guano dengan kandungan hara lengkap dapat menggantikan pupuk
anorganik (Urea) yang penggunaannya semakin diluar batas dan memberi pilihan
bagi petani untuk mengurangi ketergantungan terhadap pupuk anorganik. Pemberian
pupuk organik dapat memperbaiki sifat fisik, biologi, dan kimia tanah sehingga
dapat meningkatkan kesuburan tanah dan tanaman. Memperbaiki suasana tanah
dengan komposisi BO dan C-Organik yang cukup serta sebagai buffering keseimbangan
hara dalam tanah. Salah satu pupuk organik yang digunakan pada penelitian ini
adalah guano yaitu pupuk yang berasal dari proses dekomposit kotoran kelelawar
dimana kandungan hara makro dan mikro cukup lengkap dan pada batas yang tinggi.
Adapun
juga kelebihan Pupuk Guano Kelelawar dibanding dengan pupuk phosphat buatan
yaitu, pupuk Guano tidak mengandung zat residu. Guano tinggal lebih lama dalam
jaringan tanah sehingga dapat meningkatkan produktifitas tanah dan menyediakan
makanan bagi tanaman lebih lama daripada pupuk phosphat buatan, jadi meninggalkan
unsur hara pada tanah. Manfaat-manfaat yang lain dari pupuk guano adalah :
§ Banyak
lur (cacing)
§ Menetralkan
keasaman tanah
§ Meningkatkan
unsur hara tanah
§ Akar
lebih banyak
§ Batang
tanaman lebih besar.
§ Tanaman
lebih kokoh dan kuat.
§ Daun
lebih lebar dan tebal.
§ Warna
daun hijau muda (pupus)
§ Daun
tegak lurus.
§ Padi
mentes (padat)
§ Beras
lebih pulen.
§ Mengurangi
gulma
Peningkatan unsure hara tersebut sangat
mempengaruhi tingkat kesuburan tanah dan tanaman.
4.
Kesimpulan
Berdasarkan keterangan
diatas dapat diambil kesimpulan bahwa untuk mengatur dan meningkatkan kesuburan
tanah baik didalamnya terkait dengan peningkatan unsure hara maka dilakukan
dengan pemupukan secara organic. Salah satu caranya adalah dengan pemberian pupuk
guano karena menunjang ketersediaan N
pada Inceptisol dan Serapan N sehingga meninkatkan hasil pertumbuhan tanaman. Adapun
jenis pupuk anorganik yang sering digunakan petani pada tanaman budidaya yakni
urea. Urea mempunyai kandungan nitrogen 46%, bersifat higroskopis dan mudah
hilang dalam pencucian ysng intensif. Ditinjau dari pengertiannya, Kesuburan Tanah adalah kemampuan suatu
tanah untuk menghasilkan produk tanaman yang diinginkan, pada lingkungan tempat
tanah itu berada. Produk tanaman berupa: buah,
biji, daun, bunga, umbi, getah, eksudat, akar, trubus, batang, biomassa,
naungan, penampilan dan sebagainya. Oleh karena itu dengan menggunakan pupuk
guano tesebut diperoleh beberapa manfaat diantaranya termasuk : banyak lur
(cacing), menetralkan keasaman tanah, meningkatkan unsur hara tanah, akar lebih
banyak, batang tanaman lebih besar, tanaman lebih kokoh dan kuat., daun lebih
lebar dan tebal, warna daun hijau muda (pupus), daun tegak lurus, padi mentes
(padat), beras lebih pulen, mengurangi gulma
Daftar
Pustaka
Anonim.,2001 Pemanfaatan Guano Sebagai Indikator
Peningkatan Kandungan Unsure Hara Tanah. Pantai. Dinas Pertanian Tanaman Pangan
Propinsi DIY Dengan Fakultas Pertanian UGM Yogyakarta. 118h.
Foth, H. D,. 1995. Dasar-dasar Ilmu
Tanah. Erlangga. Jakarta.
Poerwowidodo. 1992. Telaah Kesuburan Tanah.
Angkasa. Bandung.
Syekhfani. 1997. Hubungan Hara, Air,
Tanah dan Tanaman. Jurusan Tanah Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya.
Malang.